Peringatan Hari Bahasa di SMA Annajah

Rabu, 29 Oktober 2025, suasana di SMA Annajah mendadak berubah meriah dan semarak. Seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf, bersatu dalam semangat Peringatan Hari Bahasa yang mengusung tema kuat: “Bertutur Santun Membangun Keharmonisan dalam Keberagaman.” Aula sekolah telah dihias sedemikian rupa dengan ornamen-ornamen yang melambangkan kekayaan bahasa dan budaya Indonesia, mencerminkan komitmen sekolah untuk menjadikan bahasa bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai jembatan perekat persatuan di tengah perbedaan. Acara akbar ini digagas untuk mengasah keterampilan berbahasa, menumbuhkan apresiasi sastra, sekaligus memupuk adab dalam bertutur kata.

Kompetisi dimulai sejak pagi hari, berfokus pada kemampuan lisan dan retorika. Panggung utama menjadi saksi bisu ketajaman berpikir para peserta lomba Orasi dan Pidato, di mana mereka dengan berani menyuarakan gagasan-gagasan kritis dan inspiratif tentang peran bahasa dalam kehidupan modern. Tak kalah menarik, lomba Story Telling juga berhasil memukau hadirin, dengan peserta membawakan kisah-kisah yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat makna moral. Antusiasme terlihat jelas dari sorak sorai penonton yang memberikan dukungan penuh, menandakan bahwa minat siswa terhadap seni berbicara di depan umum sangat tinggi.

Memasuki sesi siang, nuansa artistik mulai mendominasi melalui lomba-lomba yang menggabungkan bahasa dengan seni pertunjukan dan visual. Lomba Musikalisasi Puisi sukses menghadirkan harmoni antara bait-bait sastra yang indah dengan alunan melodi yang menyentuh hati, membuat suasana menjadi syahdu. Selain itu, tradisi lisan dihidupkan kembali melalui lomba Mendongeng, yang membawa peserta dan penonton kembali ke masa kanak-kanak dengan cerita-cerita rakyat yang sarat pesan. Di area lain, bakat kreatif siswa tercurah dalam kompetisi desain Poster bertema bahasa dan pembuatan Majalah Bahasa, yang menantang mereka untuk mengemas konten edukatif secara visual dan informatif.

Sebagai penyeimbang dari ketegangan kompetisi lisan dan artistik, sesi hiburan yang cerdas dan menguji wawasan pun diselenggarakan. Lawakan Tunggal atau Stand-Up Comedy menjadi magnet tawa yang paling ditunggu, di mana para komika siswa menguji batas humor yang santun, sejalan dengan tema acara. Ada pula lomba News Anchor yang menuntut profesionalisme dalam penyampaian berita, serta kompetisi Rangking 1 yang menguji pengetahuan kebahasaan dan pengetahuan umum siswa secara cepat dan tepat, memicu persaingan sengit yang mendebarkan.

Puncak perayaan Hari Bahasa SMA Annajah ditandai dengan kehadiran bintang tamu spesial, Alma Silviana, seorang komika berprestasi dari UIN Jakarta. Dengan kepiawaiannya mengolah kata dan menyampaikan materi yang cerdas, Alma berhasil menutup rangkaian acara dengan penampilan Lawakan Tunggal yang pecah dan menghibur, namun tetap mengandung pesan mendalam yang relevan dengan tema “bertutur santun.” Kehadirannya menggarisbawahi bahwa bahasa, termasuk dalam ranah humor, adalah alat ampuh untuk menciptakan kedekatan dan memelihara keharmonisan. Secara keseluruhan, Peringatan Hari Bahasa ini sukses besar, tak hanya sebagai ajang unjuk bakat, tetapi juga sebagai momentum berharga untuk memperkuat nilai-nilai keberagaman di SMA Annajah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *